Menpera Akbar Tanjung Saat Itu dan Ikang Fawzi, REI

Menpera Akbar Tanjung Saat Itu dan Ikang Fawzi, REI
Perumahan Rakyat untuk Rakyat Indonesia, Ikang Fawzi

Ikang Fawzi di Bimantara bersama Bambang Trihatmojo Soeharto

Ikang Fawzi di Bimantara bersama Bambang Trihatmojo Soeharto
Bambang Trihatmojo Soeharto & Ikang Fawzi

Menbudpar saat Itu & Ikang Fawzi untuk "Musicafe" di Taman Anggrek Mall

Menbudpar saat Itu & Ikang Fawzi untuk "Musicafe" di Taman Anggrek Mall
Menbudpar saat Itu & Ikang Fawzi untuk "Musicafe" di Taman Anggrek Mall

Ikang Fawzi bersama (alm) Ekki Syahruddin (Golkar Banten/Duta Besar Canada)

Ikang Fawzi bersama (alm) Ekki Syahruddin (Golkar Banten/Duta Besar Canada)
Ikang Fawzi bersama (alm) EkIkang Fawzi bersama (alm) Ekki Syahruddin (Golkar Banten/Duta Besar Canada)ki Syahruddin (Golkar Banten) Duta Besar Canada (Kader Golkar Banten

Menteri Pariwisata Yoop Ave, Ikang Fawzi & Marissa Haque untuk "Musicafe" Medan

Menteri Pariwisata Yoop Ave, Ikang Fawzi & Marissa Haque untuk "Musicafe" Medan
Ekspansi Bisnis di Sumatra Utara, Menteri Pariwisata Yoop Ave, Ikang Fawzi & Marissa Haque untuk "Musicafe" Medan

Ketua Umum Golkar Ical Bakrie & Ikang Fawzi Kader PAN

Ketua Umum Golkar Ical Bakrie & Ikang Fawzi Kader PAN
Ketua Umum Golkar Ical Bakrie & Ikang Fawzi Kader PAN

Kamis, 30 Desember 2010

Ikang Fawzi & Marissa Haque: Antisipasi Masuknya Arus Modal Spekulatif ke Indonesia 2011


Langkah Antisipatif

Indonesia dan beberapa negara modern lainnya di dunia tidak mungkin menjalankan kegiatan ekonominya, tanpa investasi asing yang datang menanamkan modal ke negerinya. Sejak tahun 2010 ini investasi asing yang masuk ke Indonesia sangat tinggi, dan pemerintah Indonesia optimis bahwa investasi yang akan masuk pada tahun 2011 tumbuh lebih kuat.

Hatta Rajasa Menko Perekonomian Indonesia dan Darmin Nasution Guberbur BI seusai rapat di kantor Presiden di Jakarta pada tanggal 27 Desember 2010 mengungkapkan perkiraan investasi asing langsung/FDI (foreign direct investment) untuk tahun 2011 adalah sebesar $14 milyar, naik sebesar $1,5 milyar dari jumlah tahun sebelumnya sebesar $12,5 miliar. Sementara arus modal yang masuk ke portofolio sebesar $16 miliar pada periode tahun 2010.
Dengan dinamika arus modal asing yang masuk ke Indonesia tersebut, baik Menko Perekonomian maupun Gubernur BI mengingatkan bahwa harus terjadi kerjasama yang sangat baik serta harmoni antara pemerintah pusat dan BI guna sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter. Yang tujuannya tak lain adalah untuk berjaga-jaga bila terjadi sudden reversal dan mengurangi kecepatan arus modal yang sangat spekulatif serta berjangka pendek. Cara yang akan ditempuh oleh pemerintah Indonesia bekerjasama dengan BI adalah dengan membangun cadangan devisa yang memadai. Dengan catatan menurut BI bahwa saat ini cadangan devisa Indonesia adalah sebesar $95 miliar, dan dianggap cukup baik untuk kondisi sebuah Negara seukuran Indonesia.

Semoga kondisi politik-hukum Indonesia juga semakin kondusif kedepannya. Agar tidak mengganggu rencana yang telah ditetapkan bersama pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia sejauh ini.

12 komentar:

  1. Jaga Keharmonisan, Jangan Mengumbar Kebencian

    Jumat, 17 Desember 2010 00:08 redaksi

    Tangsel - Perang urat saraf antar pendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan (Tangsel) pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dihawatirkan akan menggangu kosentrasi para penyelenggara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) dalam menjalankan tugas-tugasnya.

    Seperti nampak dalam jejaring fesbuk, twitter, dan media online lainnya, mereka saling lempar kata-kata pedas, saling caci dan bahkan saling fitnah. Tidak hanya itu, di beberapa tempat terasa sudah menganggu solidaritas dan keharmonisan diantara warga.

    Hal ini semakin diperparah oleh pemberiataan media massa yang terus mengumbar kebencian terhadap pasangan calon tertentu yang nyata-nyata memiliki basis dukungan kuat di masyarakat.

    “Ini sinyal kuat bahwa ada upaya pembodohan masyarakat. Media sudah tidak proporsional. Media online juga isinya Cuma saling fitnah. Memojokkan pasangan calon lain dengan mengangkat kesalahan-kesalahannya hanya agar masyarakat mengalihkan dukungannya. Padahal masyarakat dibawah sudah tahu siapa yang paling banyak melanggar,” kata Muhamad Ilyas, warga pendatang di BSD Serpong, Kamis (16/12).

    Menurut Ilyas, putusan MK harusnya disikapi dengan rasional, arif, dan objektif. Berikan pemahaman kepada masyarakat agar mereka tidak semakin apatis terhadap pemilukada. Apa yang terjadi, imbuhnya, justeru dijadikan alat untuk saling caci dan memfitnah.

    “Ini tidak baik buat kita semua. Saya hanya prihatin melihat keadaan ini. Saya harap segara kembali kondusif agar masyarakat bisa berpartisipasi lebih aktif lagi di pemilukada ulang nanti,” tuturnya.

    Sementara itu, kordinator presidium nasional Forum Muda Indonesia (FMI) Anis Fauzan mengatakan, seharusnya semua pihak menjelaskan kepada masyarakat amar putusan MK secara proporsional dan keseluruhan. “Di risalah sidang itu jelas bahwa pasangan lain juga ada yang terbukti curang, terutama dalam kasus money politik,” katanya.

    Anis menilai, seharusnya kasus-kasus yang sudah masuk ke Panwas dan Gakumdu dibuka ke masyarakat dan terus diproses secara hukum. “Kalau seperti sekarang kan masyarakat bingung. Satu sisi mereka menemukan banyak pelanggaran berupa money politik di lapangan, tapi Gakumdu kok sepi-sepi aja,” jelas Anis.

    Terkait banyak tuduhan terhadap KPUD dan Pemkot, menurut alumni fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) ini, juga mesti diselesaikan secara hukum. “Kalo mereka bener-bener sudah melanggar kode etik, ya dibawa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) saja. Jangan hanya gembor-gembor di media, itu kan bisa menimbulkan ketidak percayaan terhadap pilkada itu sendiri nantinya,” tuturnya.

    Menambahkan Anis, anggota forum studi Limited Discussion (Lidi) Muhamad Abas mengatakan, masyarakat harus diberitahu mengapa MK memutuskan untuk mengulang Pemilukada, bukan menggugurkan kemenangan Airin-Benyamin dan memberikannya pada pemenang kedua? Menurutnya, karena yang bermasalah adalah pilkadanya, bukan Airin-Benyamin. Artinya, kata Abas, semua pasangan calon sama-sama telah mencederai pilkada dan suara rakyat.

    “Bahkan, dari data di Panwas dan lembaga pemantau independent, pasasangan no 3 berada di peringkat pertama pasangan paling banyak melanggar, diikuti pasangan no 2, lalu pasangan no 4, dan terahir pasangan no 1,” pungkasnya. (sri)

    BalasHapus
  2. Penunjukan Angelina Sondakh Ditentang

    http://megapolitan.kompas.com/read/2010/12/12/09494159/Penunjukan.Angelina.Sondakh.Ditentang

    Minggu, 12 Desember 2010 | 09:49 WIB

    YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Penunjukan Angelina Sondakh sebagai Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta disesalkan karena tidak melibatkan pengurus daerah.

    "Bukan orangnya yang kami sesalkan, tetapi mekanismenya yang kami sesalkan," kata Sekretaris Bidang Politik Keamanan Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Pongky Arwendo, Sabtu (11/12/2010).

    Menurut dia, dirinya secara pribadi tidak ada masalah dengan penunjukan Angelina Sondakh sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Demokrat DIY yang kosong setelah Gusti Prabukusumo mengundurkan diri dari keanggotaan di Partai Demokrat.

    "Yang saya sesalkan adalah tidak adanya komunikasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat kepada DPD Partai Demokrat DIY tentang hal tersebut, sampai kemudian diungkap media," katanya.

    Menurut dia, dirinya tetap konsisten melawan setiap keputusan DPP Partai Demokrat yang tidak memerhatikan aspirasi DPD Partai Demokrat DIY. "Ketika kata adil, demokratis, dan sejahtera hanya sekadar jargon, saya memutuskan untuk melawan," katanya.

    Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan, DPP telah menunjuk Angelina Sondakh sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Demokrat DIY. "DPP telah menunjuk Angelina Sondakh sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD PD DIY," katanya. "Angelina Sondakh ditunjuk sebagai PLT PD DIY hingga musda 22 Desember 2010," lanjutnya.

    Ia mengatakan, pengunduran diri Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo tidak akan berpengaruh terhadap konsolidasi internal partai. Saan menegaskan bahwa PD DIY hingga saat ini masih solid.

    Sumber : ANTARA

    BalasHapus
  3. Christine Panjaitan - Jadi Judes
    (Tidak Suka PEnggermar Penggangu Ketenangan Diri)

    By: Ret | Artis dan Tokoh | 21 Desember 2010, 13:34:03 | Dibaca: 120 kali

    Lama tidak kelihatan, penyanyi senior Christine Panjaitan menelurkan album teranyarnya, I Need Thee Every Hour. “Ini album terbaru saya,” ujar isteri dari Prof.Dr.dr Maringan D. L. Tobing. Kesibukan Christine belakangan ini masih menyanyi. Ia kerap menerima tawaran menyanyi di luar kota.

    Christine mengaku menyukai kegiatan menyanyi semenjak dirinya menikah. Sebelumnya, di saat kariernya tengah gemilang, menyanyi bukanlah kegiatan yang menyenangkan. Lho kok bisa? “Dulu menyanyi buat saya merupakan tuntutan tugas kerja, beban. Beda dengan sekarang,” kata Christine.

    Rupanya alasan Christine tidak suka menyanyi lantaran histeria para penggemar. “Dulu saya terlalu diperhatikan orang, jadi tidak bebas. Salah melulu.” Privasi Christine pun menjadi terganggu. Sikap para penggemar yang ingin dekat dengan Christine, membuat Christine terganggu. Jika sudah begitu, Christine mengeluarkan jurus mautnya, pasang muka judes. “Kalau saya ramah pada dia (penggemar-red), dia akan ngomong terus dan duduk di samping saya. Itu mengganggu banget. Saya sebetulnya tidak bermaksud sombong,” jemaat GKI Cibunut, Bandung.

    Sekarang, begitu namanya tidak setenar dulu, Christine merasa lebih bebas. Ia tidak lagi dituntut menjaga image dan dikejar-kejar penggemar. “Kalau sekarang nyaman, bisa jadi diri sendiri,” ujarnya tersenyum senang.

    Sumber: Majalah Bahana, Desember 2010

    http://www.ebahana.com/warta-3112-Christine-Panjaitan-Jadi-Judes.html

    BalasHapus
  4. Marissa Haque di FH-UGM
    Sumber: http://marissa-haque-fh-ugm.blogspot.com/

    Mahzab Bulaksumur yang Syariah, Marissa Haque Fawzi, FH-UGM

    Mahzab Bulaksumur yang Syariah, Marissa Haque Fawzi, FH-UGM

    Setuju Sepenuhnya pada Prof.Dr. Mahfud MD: Marissa Grace Haque Fawzi
    Mahfud MD: Presiden Wajib Turut Campur

    Liputan6.com, Bogor: Semakin tidak jelasnya penyelesaian sejumlah kasus hukum di Tanah Air menjadi perhatian sejumlah institusi penegak hukum. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Negara sudah sepatutnya campur tangan dalam menyelesaikan berbagai masalah.

    Wacana ini dimunculkan ketika rapat kerja satgas pemberantasan mafia hukum di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/12). Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD meminta supaya Presiden SBY secara pro aktif dapat mendorong lembaga penegak hukum untuk bekerja dengan baik.

    Sementara Guru Besar Ilmu Kepolisian Bambang Widodo Umar menilai kinerja Satgas Mafia Hukum masih belum maksimal. Bambang memberikan nilai merah. Pasca terbentuknya Satgas Mafia Hukum, sejumlah kasus besar mulai terungkap. Namun hingga kini penuntasan kasus-kasus tersebut dirasakan masyarakat masih jauh dari harapan.(JUM)

    Tangsel, Banten, 28 Desember 2010

    Sumber: http://id.news.yahoo.com/lptn/20101228/tpl-mahfud-presiden-wajib-turut-campur-e5c0aa3.html




    Menjujurkan Keadilan & Membingkai Politik dengan Hukum: Marissa Haque Fawzi

    Menjujurkan Keadilan & Membingkai Politik dengan Hukum: Marissa Haque Fawzi
    Rabu, 29 Desember 2010(1) Keadilan, Kepastian Hukum, Kontrak Sosial: Marissa Grace Haque Fawzi
    Potongan dari Paper Teori Hukum Kelas "Teori Hukum" dengan dosen/Dekan FH-UGM Prof.Dr. Marsudi,
    oleh: Marissa Grace Haque Fawzi

    Sub-judul:



    Unethical-Illegal vs Legal-Unethical
    Ketika Soros (2010) menyatakan bahwa humans are subject to failure,[1] terkait kejadian paradoksal antara keadilan dan kepastian hukum di Indonesia, maka topik tentang negara-keadilan-kontrak sosial selalu menjadi sumber menarik untuk diteliti lebih lanjut karena lebih sering keduanya tidak berjalan seiring-seirama. Dalam banyak situasi di Indonesia, mereka yang berlindung kepada hukum positif Indonesia bukan hanya mereka yang baik saja tapi juga mereka yang diduga jahatpun turut ‘terlindungi.’
    Sesuatu yang tidak etis/un-ethical belum tentu dianggap jahat/illegal, namun sesuatu yang jahat/illegal sudah pasti etis/un-ethical. Seperti misalnya korupsi adalah sebuah kejahatan luar biasa/extra ordinary crime, namun dalam suatu kondisi situasional sangat sering kejahatan luar biasa/extra ordinary crime tersebut dianggap sah/legal. Sebaliknya semisal pemberantasan korupsi itu sangat baik, namun dalam kondisi tertentu terbukti bahwa hukum dapat menjadi legalitas para koruptor dan para whistle blower menjadi semacam ‘pesakitan’ yang menjadi ‘bulan-bulanan’ media tertentu yang dimiliki oleh pemilik kapital yang patut diduga pelaku dari korupsi yang dituduhkan.
    Comte-Sponville (2001) menyatakan, bahwa dalam hubungannya hukum sebagai pembawa nilai terjadi benturan kepentingan dari fungsi pesan keadilan sekaligus sebagai order dari the lawgiver.[2] Dalam bukunya dijelaskan juga kondisi tersebut telah lama terjadi bahkan sejak zaman Yunani kuno dan diamati secara berkelanjutan oleh para filsuf mereka saat itu.

    --------------------------------------------------------------------------------


    [1] Wawancara George Soros oleh penyiar Desy Anwar di Metro TV, pada Juni 2010


    [2] Comte-Sponville, Andre. 2001. A Small Treatise on the Great Virtue. New York: Henry Holt and Company

    BalasHapus
  5. Mbak Marissa dan Mas Ikang yang baik, tulisan anda berdua (tandem) dengan judul "Negara Pengelola Perubahan Ekonomi" oleh: Marissa Haque & Ikang Fawzi di blog anda berdua ciamik lho! Ok deh sukses terus ya?

    BalasHapus
  6. Selamat berjuang ya Mas Ikang Fawzi yang ganteng!

    BalasHapus
  7. haha..
    sekedar memperpanjang. . coba liat UU PMA dan UU PT, nanti bisa dilihat bahwa semua co's yang bekerja sama dalam hal kepemilikan saham baik 50-50, 30-70 itu definisinya adalah perusahaan patungan atau bahasa inggrisnya Joint the ventures (the ventures = resources).. kalu mau membahas panjang lebar memang mendingan ke dosennya.. tapi ini hanya pendapat saya karna kan setahu saya dulunya waktu UU PMA no. 1 tahun 1967 pasal 8, berikut penjelasannya salah satu pentuk penanaman modal asing itu dinamakan: Joint Ventures...

    mengenai joint venture bisa lokal dan lokal, contohnya adalah PT. apa gitu yang beli newmont.. kalu ngak salah Grup tempat kerjanya NANDA dan BUMD, tapi dasar hukum pembentukannya itu bukan UU PMA kalu ngak salah, tapi UU PT.. lihat Pasal 1nya.. nah di UUPT itu juga mendasari bentuk usaha yang diatur dalam UU PMA.. nah kalu liat UU Penananman Modal No. 25 tahun 2007 yang ganti UU No. 1 tahun 1967, seperti uraian saya yang sok tau itu di atas, nanti fardani liat Pasal 5.. dan Pasal 25 jadi yang namanya nanam modal a.k.a patungan bisa menunjuk ke Perseroan Terbatas, gitu loh...

    saya pun dengan anda bisa joint ventures, tapi mungkin loh sejak UU PM No. 25/2007 joint ventures bukan melulu soal asing dan lokal, sayangnya kata joint ventures masih diasumsikan lokal dan asing...

    panjang lebaar...hehhe. .. tapi bisa jadi saya harus meralat juga mengenai asumsi saya joint venture co, kecuali bisa kasih contoh konkret apakah yang lokal dan lokal tersebut membuat perusahaan patungan berdasarkan PT, atau agreement, kalu agreement namanya apa?

    hehe... namanya juga lawyer sok tau...

    BalasHapus
  8. selamat ya kunjugan ke Pekanaru mencerahkan dan very inspiring. LP3I Riau untuk Indonesia!


    Marissa Haque Duta LP3I
    Posted by idris on October 19, 2010

    http://riaupos.com/news/2010/10/19/marissa-haque-duta-lp3i/

    PEKANBARU (RP) – Tahun ini, artis nasional Hj Marissa Haque ditunjuk sebagai duta LP3I Pusat. Sebagai duta, ia menyempatkan diri menghadiri pembukaan Rapat Kerja (Raker) Wilayah LP3I se Sumatera, Senin (18/10) di Hotel Ibis Pekanbaru.

    Raker itu dihadiri 44 peserta yang berasal dari utusan LP3I se Sumatera meliputi, LP3I Pekanbaru, Batam, Bangka Belitung, Palembang, Lampung, Padang, Medan Gelugur by Past, Medan Gajah Mada, Medan Sisingamangaraja, Langsa dan Banda Aceh.

    Dalam kesempatan itu turut juga hadir, Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pembangunan Ir Teguh Indar Madji MBLdg, President Direktur LP3I Pusat Isral Nurdin MBA, Branch Manager LP3I Pekanbaru H Zulbar Yusuf.

    Keikutsertaan dirinya sebagai duta LP3I secara nasional, karena ia ingin mengajak kalangan muda untuk tidak berhenti menuntut ilmu dan menambah keahlian. Dirinya yang saat ini berusia 48 tahun mengaku tidak henti-hentinya menuntut ilmu. ‘’Boleh dikata saya ini hobi sekolah,’’ ucapnya Marissa.

    Atas dasar itu pula, LP3I mengajak dirinya sebagai duta LP3I. Ia mengaku sangat tertarik dengan LP3I karena LP3I mampu menelurkan lulusan siap pakai untuk terjun ke lapangan pekerjaan.

    Ia juga mengingatkan, dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, silaturahim antar sesama jangan dilupakan. Dari situ ilmu akan terealisasi.

    Senada dengan itu, Presiden Direktur LP3I Pusat Isral Nurdin menyebutkan, Raker ini diselenggarakan guna menyiapkan konsolidasi LP3I antar cabang LP3I. Adapun tema yang diangkat dalam Raker itu, ‘’Semakin Siap dan Semakin Berani’’. Di Sumatera saat ini telah terdapat 13 kampus kecuali Provinsi Jambi.

    Sementara itu, Branch Manager LP3I Pekanbaru H Zulbar Yusuf mengajak lulusannya memulai pekerjaan itu dari bawah. Sehingga seluk beluk pekerjaan itu dapat dikuasai dengan baik.

    Gubernur Provinsi Riau diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Ir Teguh Indra Madji menyatakan Pemerintah Provinsi Riau terus berusaha mengatasi tingginya tingkat pengangguran. Riau mencapai 10,31 persen.(nto)

    BalasHapus
  9. Gubernur Provinsi Riau diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Ir Teguh Indra Madji menyatakan Pemerintah Provinsi Riau terus berusaha mengatasi tingginya tingkat pengangguran. Riau mencapai 10,31 persen.(nto)

    BalasHapus
  10. Puji Tuhan... iya itu ciptaan yang diduga timses Ratu Atut & airin Rachmi Diany! yanh ketahuan curang saat Pemilukada Kab Tangerang dan Pemilukada Kota Tangerang!

    BalasHapus

Entri Populer